Benarkah Lenovo Vibe C2 Pengganti Moto E ?

Pada pertengahan tahun 2016 lalu, Lenovo tampaknya menghentikan posisi Motorola E sebagai smartphone murah besutannya dan menggantinya dengan Lenovo Vibe C2. Meski pada awalnya hal tersebut dianggap sebagai isu belaka, tetapi nyatanya kabar tersebut benar adanya.

Benarkah Lenovo Vibe C2 Pengganti Moto E

Mengutip laman Liputan6.Tekno, kabar itu pun menjadi resmi sehubungan dengan adanya pengumuman di situs Lenovo Rusia. Meski pada waktu itu, belum diketahui harga dan ketersediaannya di pasaran, tetapi banyak yang memperkirakan perangkat itu akan dibanderol dengan harga yang murah, mengingat Moto seri E juga dibanderol dengan harga yang murah.

Dari sisi desainnya, Lenovo Vibe C2 dikabarkan memiliki desain yang tak jauh berbeda dengan generasi sebelumnya, tetapi tetap menyenangkan. Bakal dihadirkan dalam warna hitam dan putih, smartphone ini pun memiliki berat 139 gram dan berdimensi panjang 143 mm, lebar 71,4 mm, dan tinggi 8,5 mm.

Untuk panelnya, smartphone ini dibekali dengan resolusi layar HD 720 x 1080p. Sedangkan untuk otak pemrosesannya menggunakan chipset MediaTek MT6735P, prosessor Quad-Core berkecepatan 1 GHz dengan pengolah grafis Mali-T720, serta RAM berkapasitas 1 GB untuk mendukung kinerjanya.

Sementara, untuk ruang penyimpanan internalnya, akan tersedia dua vairian, yaitu 8 GB dan 16 GB. Di lini kameranya, lenovo membenamkan kamera belakang beresolusi 8 megapiksel dan kamera depan beresolusi 5 megapiksel untuk mendukung aktivitas fotografi dan video-call.

Baterai Lenovo Vibe C2 ini pun terbilang memiliki kapasitas baterai yang lumayan, yaitu sebesar 2.750 mAh dan diklaim dapat bertahan dalam pemakaian normal selama seharian. Berbagai fitur juga disematkan dalam smartphone ini, antara lain yaitu Bluetooth 4.0 LE, Wi-Fi, GPS, serta jaringan cepat 4G LTE.

Lenovo Vibe C2 ini pun kabarnya akan berjalan di sistem operasi Android 6.0 Marshmallow dan diperkirakan bakal dibenderol dengan harga Rp. 1 jutaan. Ponsel pintar itu pun dikabarkan telah diluncurkan secara diam-diam di Rusia pada bulan Juli 2016 lalu. Kabarnya, smartphone murah tersebut juga akan dipasarkan di Asia, termasuk Indoensia.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!